Facebook: Sosial dan Antisosial

fb Facebook: Sosial dan AntisosialSaya menggunakan FB secara terbatas. Sebagai situs jejaring yang fenomenal, FB saya gunakan sebagai salah satu medium untuk berkomunikasi: berkirim pesan, tempat kontak, dll. Dengan FB saya bisa berkomunikasi kembali dengan teman-teman lama. Namun masih ada ‘terbatas’-nya dalam artian saya tidak akan chat dan surfing wall yang tidak penting di FB.

Saya tidak suka FB untuk chat dan mengisi/komentar wall karena saya pikir tidak perlu. Waktu adalah contoh sumberdaya yang sering dikorbankan facebooker untuk FB. Karena hal ini juga banyak facebooker rela membagi jendela monitor di tempat kerja antara layar kerjaan dan layar FB. Nge-FB sambil kerja atau kerja sambil nge-FB.

Ada satu fenomena lagi yang saya pikir merupakan dampak dari FB, yaitu FB membuat facebooker cenderung antisosial. Lho kok bisa? Kan sebagai situs jejaring sosial FB dibuat untuk menjadikan orang lebih bersosial. Contoh dari fenomena ini adalah orang lebih suka berkomunikasi (baca: bersosialisasi) dengan FB dibandingkan dengan orang disekitarnya. pernahkah rekan-rekan sedang mengobrol dengan seseorang harus stop dahulu karena salah satu mendapat notifikasi pesan dari FB? Contoh lain, kalau dulu orang mengisi waktu menunggu (pesawat, bis, di perjalanan, dll) dengan mengobrol kanan-kiri, sekarang banyak orang lebih senang ‘mengobrol’ dengan FB di HP.

Marilah manfaatkan semua sumberdaya di internet dengan bijak.

Incoming search terms for the article:

Share this post
  • Facebook
  • MySpace
  • Technorati
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Ping.fm
  • Live
  • email
  • Digg
  • Yahoo! Bookmarks

Related posts:

  1. Mengapa Saya Tidak Aktif di Facebook? Facebook adalah website yang fenomenal. Saya bukanlah penyuka website jejaring...
  2. (English) Recovering Stolen Facebook Account Maaf, hanya tersedia dalam English. Incoming search terms for the...

Tags :