Perpusatkaan Online dengan WordPress

Setelah menimbang-nimbang banyak alternatif untuk perpustakaan online pribadi, WordPress akhirnya menjadi pilihan saya. Keunggulannya dalam hal SEO/SEF adalah alasan utama saya memilih WordPress. Perpustakaan online pribadi saya dapat dilihat di http://www.lib.raharjo.org. Saya menemukan sedikit sumber tentang proses hacking WordPress menjadi CMS untuk perpustakaan yang sangat handal. Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan WordPress asli untuk perpustakaan saya. Bagaimana saya membuat perpustakaan secara online dengan wordpress? Berikut pointer nya.

Pertama, Saya menggunakan WordPress original, bukan yang sudah di hack core nya.

Kedua, Buat kategori ke dalam dua group; Filed dan Tipe. Group group tersebut dalam posisi multi-selected.

Ketiga, Gunakan TDO Miniform. Plugin ini sangat-sangat berarti. Menggunakan TDO Miniform, kita hanya perlu mengisi form setiap kali akan membuat entry.

Isu Copyrighted tentu saja akan muncul. Oleh akrena itu perpustakaan pribadi saya tidak menshare item yang bisa melanggar copyright. Saya buat dua tipe links untuk setiap item. Satu link untukĀ  link private untuk saya sendiri yang memerlukan password saat dibuka. Link lain berupa repository yang gratis atau berbayar seperti Amazon.

Tujuan utama membuat persputakaan pribadi adalah: Dimana pun ( selama ada koneksi internet) saya memiliki akses ke resources referensi saya.

Enjoy

Incoming search terms for the article:

Share this post
  • Facebook
  • MySpace
  • Technorati
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Ping.fm
  • Live
  • email
  • Digg
  • Yahoo! Bookmarks

Related posts:

  1. Perpustakaan Pribadi Online dengan WordPress Pertama, mengapa Perpustakaan Pribadi Online? Saya (dan hampir pasti setiap...
  2. Perpustakaan My Online Library...
  3. Micro Blogging dengan WordPress Mengisi artikel di blog terkadang membuat saya mengerutkan kening terlebih...
  4. Mengembalikan Posting WordPress yang Terhapus Mangkel sekali rasanya setelah melakukan edit posting di website dengan...
  5. Upgrade WordPress 2.3 to WordPress 2.7 Sejujurnya, saya masih belum merasa perlu untuk upgrade WordPress saya...

Tags :

Schlagworte: cms, library, online, perpustakaan, wordpress,