Shuttle Radar Topography Mission (SRTM)


Apa Itu SRTM

Menurut JAEA (1999) SRTM (Shuttle Radar Topography Mission) adalah mounted on a Space Shuttle and obtains Earth surface data by remote sensing technology utilizing a synthetic aperture radar. Obtained data will be converted into height data called a Digital Elevation Model (DEM), and will be utilized to generate a more precise three-dimensional map of larger observation area of the Earth than has ever been possible”

Berdasarkan definisi tersebut SRTM menggunakan teknologi Synthetic Aperture Radar (SAR). SAR adalah salah satu teknik pengambilan data menggunakan radar (Radio detection and ranging) yang menggunakan jendela yang sangat sempit. Teknik ini hanya digunakan oleh alat bergerak terhadap obyek yang relatif diam. Di remote sensing dan pemetaan SAR sangat umum digunakan.

Mengapa Menggunakan SRTM

Alasan menggunakan SRTM dalam GIS tentu karena kelebihannya. Beberapa kelebihan yang dimiliki SRTM anatara lain:

  • Gratis; Ini adalah kelebihan utama yang dimiliki SRTM. Siapa saja dan di mana saja dapat mendownload SRTM tanpa bayar.
  • Digital;  SRTM dapat didownload dengan format HGT, ASCII, atau GEOTIFF, kita bisa  mengkonversi ke format yang kita inginkan misalnya Grid ArcView
  • Resoulsi; Resolusi lumayan tinggi untuk sakala tinjau. Resolusi horizontal (yang bisa kita download untuk Indonesia) adalah 90m. Tentu saja dengan resolusi ini SRTM tidak bisa digunakan untuk pemetaan secara detail.

Struktur Data SRTM

SRTM memiliki struktur data yang sama seperti format GRID lainnya, yaitu terdiri dari sel-sel yang setiap sel memiliki wakil nilai ketinggian. Nilai ketinggian pada SRTM adalah nilai ketinggian dari datum WGS1984, bukan dari permukaan laut. Tapi karena datum WGS1984 hampir berimpit dengan permukaan laut maka untuk skala tinjau dapat diabaikan perbedaan diantara keduanya.

Khusus untuk download, resolusi horizontal data SRTM adalah 90m (gambar di samping). Perlu diingat bahwa data sebenarnya adalah 30m, tetapi direduksi

menjadi 90m.

Cara Memperoleh SRTM

SRTM dapat diperoleh di beberapa sumber sebagai berikut:

  • Download di LINKs yang ada di GISTutorial.NET
  • Lembaga-lembaga GIS; Jika anda mengikuti kursus/pelatihan GIS mintalah dicopykan data SRTM. Kalau minta bayaran jangan mau, ini data gratis.
  • Teman/relasi; Salah satu prinsip tidak tertulis dalam dunia GIS adalah pertemanan. Kita tidak bisa “hidup” sendiri menggeluti GIS. Minta lah kepada teman data SRTM. Kalau minta bayaran berarti bukan teman.
  • Posting di milis
  • Download sendiri di Global Land Cover Facility, CGIAR Consortium, atau di NASA

Download dari GLCP dan CGIAR Consortium sangat disarankan jika anda belum tahu file apa yang akan didownload. Keduanya dilengkapi dengan cari dan preview. CGIAR bahkan telah menggabungkan 5X5=25 lembar SRTM kedalam seamless blade. Download dari NASA harus terlebih dahulu tahu file/koordinat mana yang diperlukan.

Download SRTM via FTP di NASA

  • Gunakansoftware Internet Browser yang mendukung FTP atau FTP Client. Softwareyang pernah saya gunakan adalah Filezilla dan Firefox2.
  • Masukan alamat ftp://e0srp01u.ecs.nasa.gov pada software FTP client
  • Pilihlahdirectory yang tepat. Untuk wilayah Indonesia masuklah ke directoryftp://e0srp01u.ecs.nasa.gov/srtm/version2/SRTM3/Eurasia
  • Anda juga dapat langsung ketikan alamat tersebut di internet browser
  • Pilih file yang akan didownload. Nama file sesuai dengan koordinat dari data SRTM yang bersangkutan.

Kelemahan SRTM

Dalam pengambilan data menggunakan RADAR, antara pesawat dan obyek harus tidak terhalangi. Untuk daerah yang bergunung hal ini sangat sulit dilakukan. SRTM memiliki 0.2% data yang tidak terliputi di muka bumi karena berupa pegunungan. Beberapa teknik telah dikembangkan untuk menutupi kekurangan ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan algoritma otomatis dengan SRTM Filler.

Bacaan lebih lanjut:

Japan Aerospace Exploration Agency 1999

Synthetic aperture radar – Wikipedia, the free encyclopedia

SRTM – Wikipedia, the free encyclopedia

Shuttle Radar Topography Mission

Konversi SRTM Format ASCII ke Grid ArcView

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Tagged as:

About The Author

Author: Beni Raharjo; asal Jatitujuh - Majalengka Jawa Barat; SKMA Kadipaten (1997), fahutan UGM (1998); lives in Higashihiroshimashi. Blog www.raharjo.org