Apakah Exploratory Data Analysis (EDA)

eda Apakah Exploratory Data Analysis (EDA)Exploratory Data Analysis (EDA) adalah suatu pendekatan ataupun filosofi dalam menganalisa data menggunakan berbagai teknik yang didominasi oleh cara grafis. EDA banyak digunakan dalam berbagai hal seperti:
-  Memaksimalkan telaahan data
-  Mencari struktur data yang tersembunyi
-  Mengeluarkan variable penting
-  Mendeteksi kelainan dan anomali
-  Melakukan test suatu asumsi
-  Membangun model
-  Melakukan optimasi

Focus dari EDA adalah bahwa EDA merupakan suatu pendekatan, bukan seperangkat teknik, melainkan pola sikap / filosofi tentang bagaimana melakukan suatu analisis data. Lalu, apakah EDA sama dengan grafis statistik? Jawabannya adalah tidak.

EDA tidak identik dengan analisis grafik dalam statistik meskipun keduanya mirip dan kadang terminologinya sering bolak-balik. Pendekatan grafis statistik adalah kumpulan perangkat teknik yang semuanya bersifat grafis yang fokus kepada satu aspek karakteristik data. EDA mencakup area yang lebih luas. EDA adalah suatu pendekatan untuk melakukan analisis data yang mengesampingkan asumsi biasa seperti model apa yang dimiliki oleh data. EDA lebih menekankan pendekatan langsung yang memungkin data mengemukakan struktur dan modelnya sendiri. EDA bukan seperangkat teknik tapi merupakan sebuah filosofi. EDA memang menggunakan banyak grafis statistik, tapi keduanya tidak identik.

Teknik-teknik yang banyak digunakan dalam EDA adalah
- plotting data mentah
- plotting statistik sederhana seperti mean plot, std plot, dan box plot
- positioning
- dsb

Lalu, apakah ada kegunaan EDA dalam menganalisa data spasial. Jawabannya adalah ada. Silakan baca lebih lanjut buku Exploratory Analysis of Spatial and Temporal Data. Jika Sulit memperolehnya, silakan kontak saya via email.

Share this post
  • Facebook
  • MySpace
  • Technorati
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Buzz
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Ping.fm
  • Live
  • email
  • Digg
  • Yahoo! Bookmarks

Tags : , , , ,